Warga Minta Dishub Atasi Kendaraan Bermuatan Besar

Kabar Betang, Pangkalan Bun – Semakin banyaknya kendaraan truk fuso dengan muatan yang melebihi tonase jalan dan memakan badan jalan, terutama pada pagi hari, membuat resah masyarakat pengguna jalan lainnya.

Tokoh masyarakat Pangkalan Bun, Gusti Kadran menuturkan keresahannya terhadap keselamatan pengguna jalan, yang terhalang dengan melintasnya fuso yang mengangkut barang, baik yang datang dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai ataupun yang menuju pelabuhan.


“Disaat memgantar anak sekolah, saya pribadi agak susah untuk melintas atau mendahului truk fuso tersebut, karena badannya besar dan memang memakan badan jalan,” ujar Gusti Kadran kepada kobarnews.com, Kamis (14/03) melalui sambungan handphone.

Dijelaskannya, fuso tersebut bergerak pada pagi hari kalau dari arah Pangkalan Bun, terutama di Jalan Pasanah, Natai Arahan, dan di Jalur Jalan belakang kantor Kelurahan Baru, disitulah banyak mangkalnya ekspedisi antar pulau.

Dirinya meminta kepada Pemkab Kobar terutama Dinas Perhubungan yang merupakan dinas teknis untuk dapat mengatasi kendaraan berbadan besar tersebut, agar tidak masuk ke kota.

Menurutnya banyak faktor kerugiannya, yakni akan membahayakan pengguna jalan lain, Kedua Jalan cepat rusak, dan ketiga saat ini banyak kecelakaan terhadap fuso itu sendiri banyak yang terguling atau roboh.

Sumber : https://kobarnews.com/2019/03/14/warga-minta-dishub-atasi-kendaraan-bermuatan-besar/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *