Para Tokoh di Pulang Pisau Sepakat Tolak People Power

KabarBetang, Pulang Pisau – Sejumlah tokoh di Kabupaten Pulang Pisau sepakat menolak adanya pengerahan masa yang bertentangan dengan proses demokrasi dalam pemilu 2019 yang saat ini masih dalam proses rekapitulasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Para tokoh ini di antaranya Ketua DPRD Pulang Pisau Maruadi, ustad Ismail tokoh agama Pulang Pisau, ustad Muhammad Ansyori tokoh agama Kecamatan Kahayan Tengah, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pulang Pisau I Nyoman Weda, dan sejumlah tokoh lainnya.

Ustad Ismail menyatakan menolak terhadap pengerahan massa dalam bentuk people power yang bertentangan dengan konstitusi dan prinsip demokrasi.

Dia mengajak masyarakat Pulang Pisau bersatu dan mengikuti proses demokrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Mari kita tunggu hasil pemilu untuk diumumkan oleh lembaga yang sah dan semoga siapapun yang terpilih bisa membawa Indonesia lebih makmur dan sejahtera,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Maruadi. Dia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mengikuti ajakan makar.

“Percayakan keamanan kepada aparat keamanan dan penyelenggara negara agar negara aman dan damai,” ujarnya. Ajakan serupa juga disampaikan Muhammad Amsyori.

“Saya mengimbau masyarakat untuk mengikuti proses demokrasi sesuai konstitusi yang berlaku dan percayakan hasil pemilu 2019 ke KPU tanpa menggunakan pengerahan massa yang bertentangan dengan prinsip demokrasi,” katanya.

Sementara itu I Nyoman Weda mengharapkan agar pelaksanaan pemilu berjalan aman dan damai sesuai aturan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *