NU Sukamara Tolak Gerakan People Power

Kabar Betang, Sukamara РKetua Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Sukamara, Aspihani menolak keras rencana gerakan people power yang akan dilakukan pada 22 Mei 2019 mendatang. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi.

“Imbauan kepada masyarakat, jangan terpancing dan terprovokasi dengan ajakan people power turun ke jalan dengan dalih atas nama rakyat,” ucap Aspihani saat diwawancara, Sabtu, 18 Mei 2019.

Dirinya mengajak masyarakat terus saling menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sehingga setiap permasalahan yang muncul tidak akan menyebabkan perpecahan yang dikhawatirkan akan memberi dampak buruk terhadap rakyat dan bangsa.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI,” ajaknya. 

Ketua Nahdatul Ulama tersebut juga menegaskan, apabila tidak puas terhadap hasil pemilu yang diselenggarakan pada 17 April kemarin, maka dapat ditempuh dengan jalur yang sesuai mekanisme.

“Masalah pemilu, semua sudah ada mekanisme dan aturannya, tidak terima hasil pemilu ada jalur MK, apabila ada kecurangan dari pelaksana pemilu ada Bawaslu dan DKPP,” ujarnya.

Aspihani kembali mengingatkan agar setiap masyarakat taat terhadap hukum yang berlaku, mengingat Republik Indonesia adalah negara hukum.

“Mari kita sadar dan taat hukum, jangan melawan atau menentang hukum,” pungkas Aspihani.

Sumber :
https://www.borneonews.co.id/berita/126235-nu-sukamara-tolak-gerakan-people-power

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *