Kader Pemuda Pancasila Tolak Politik Identitas di Pilkades Katingan

KASONGAN – Memasuki bulan November tahun 2019 atmosifir perpolitikan tingkat desa mulai ramai dibicarakan, pasalnya di tahun ini sebanyak 76 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Katingan, akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

Kegiatan pesta demokrasi ini, dilaksanakan tepatnya pada 25 November 2019 mendatang dimana Kepala desa dipilih langsung melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) oleh penduduk desa setempat.

Seperti diketahui menjelang H-10 pesta demokrasi ditingkat desa yang ada di Katingan ini mulai ramai menjadi bahasan masyarakat. Pro dan kontra dalam menentukan pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi.

Pilkades bukan hanya soal kalah dan menang tapi juga merupakan momen penting untuk untuk menjalankan setiap sendi-sendi demokrasi agar mampu meningkatkan partisipasi politik masyarakat.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua 1 Pemuda Pancasila Kabupaten Katingan Si’ing D. ketika dimintai tanggapannya soal Pilkades.

“Beda pilihan ataupun menang kalah dalam pesta demokrasi (red.Pilkades) hal biasa, untuk itu kita harus mengedepan bagiamana memberikan contoh berdemokrasi yang sehat,” ujar Si’ing. Jumat, 15/11/2019 malam di sekretariat KNPI Kabupaten Katingan.

Ia mencontohkan demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang mengedepan semangat persatuan bukan saling berpecah lantaran beda pilihan.

“Ya, calon-calon Kades itu kan semuanya ingin memajukan desa. Disini dulu kita sepakati bahwa siapapun yang terpilih dalam Pilkades merupakan putra/putri terbaik memimpin desanya untuk kemajuan bersama,” jelasnya.

Sehingga dalam berpolitik jangan terbawa isu-isu politik identitas ataupun menyebarkan informasi Hoax yang menyesatkan.

“Diera digital informasi mudah sekali menyebar sehingga kita harus mampu menyaring sebelum menshering kabar ke orang lain,” tegasnya.

Menurutnya sebagai kader pemuda Pancasila (PP) yang memegang teguh Pancasila dan kebhinekaan tugas PP mengedukasi masyarakat untuk menggunakan hak politik dengan benar.

“Kader Pancasila wajib memegang prinsip itu, kami juga selalu menitipkan pesan ke para kader PP yang ikut berkompetisi di Pilkades untuk dapat menjadi contoh,” ucapanya.

Disinggung mengenai dukungan PP ke para kader yang mencalonkan diri menjadi kades dan ‘bertarung’ merebut hati rakyat, Ia mengatakan mengenai kemampuan memimpin kader PP tidak diragukan.

“Sebagai keluarga dalam organisasi, kami selalu mendukung kader-kader PP untuk maju jadi calon Kades dan meyakini semuanya layak menjadi pemimpin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *