Hati-Hati Penyebaran Hoaks Jelang Penetapan Hasil Pemilu

Kabar Betang, Palangka Raya – Untuk mengantisipasi merebaknya berita bohong atau hoaks jelang penetapan hasil pemilihan umum serentak, Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Palangkaraya meminta masyarakat selektif menyaring berita yang muncul di media sosial, ini dilakukan untuk menjaga semngat persatuan bangsa dari perpecahan antara kedua pendukung, pihaknya menyarankan masyarakat dapat memposting yang penting, bukan yang penting posting. 

“Karena palangkaraya termasuk daerah dengan pengguna media sosial terbesar, maka  kami sarankan untuk berhati hati dalam menggunakan media sosial, jangan asal memposting sebuah berita yang belum tentu mengandung kebenaran, karena dampak dari kesalahan melakukan share, dapat terkena UUD ITE,” kata Ara kepada RRI (20/5/2019)

Kepala Diskominfo Palangkaraya Aratuni d Jaban Menyebut, pengguna media sosial rata rata didominasi remaja, bahkan mereka rela berlama lama di layar hp hanya untuk bermain game dan chating baik baik melalui aplikasi whatsup maupun twiter dan sejenisnya

Diakui Aratuni, seiring kecanggihan tehnologi, apapun informasi dapat diakses dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, namun dibalik itu semua, pengguna internet di palangkaraya harus menyadari, dalam memanfaatkan tehnologi, tentu ada batas batasan yang harus dipatuhi, salah satunya jangan sembarang posting, sebab akan berimplikasi pada masalah hukum.

Sumber :
http://rri.co.id/palangkaraya/post/berita/673952/daerah/diskominfo_palangkaraya_minta_masyarakat_berhati_hati_penyebaran_hoaks_jelang_penetapan_hasil_pemilu.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *