Ajak Komponen Masyarakat Berperan Aktif Ikut Jaga Keamanan Jelang Pelantikan Presiden

Bupati Katingan Sakariyas mengajak komponen masyarakat ikut berperan aktif mengantisipasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat jelang pelantikan presiden.

Bupati juga berharap seluruh komponen masyarakat mengantisipasi dan memantau pergerakan dari masyarakat daerahnya yang akan bepergian dalam rangka mengikuti aksi demontrasi sebelum maupun sesudah agenda nasional yaitu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

Hal ini disampaikan Bupati Katingan, Sakariyas saat menghadiri rapat koordinasi penanganan konflik sosial dalam negeri dengan tema forum pembauran kebangsaan merajut kebhinekaan memperkokoh persatuan dalam rangka harkamtibmas dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban untuk mencegah paham radikalisme dan intoleransi  guna mewujudkan sitkamtibmas yang aman, damai dan sejuk di pendopo rumah jabatan bupati, Jumat, 18 Oktober 2019 sore.

Menurut Bupati, kondisi sosial politik di seluruh wilayah Indonesia saat ini mengalami peningkatan eskalasi konflik sosial dan politik tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Katingsn. Hal ini, kata Sakariyas berdampak secara langsung terganggunya kelangsungan pembangunan serta menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat. “Oleh karena itu melalui rapat ini saya pandang sangat penting dan momen yang tepat khususnya bagi pemerintah dan tokoh masyarakat Kabupaten Katingan ambil bagian dalam menjaga Kamtibmas menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 20 Oktober 2019.

Untuk mewujudkan dan meningkatkan keamanan dan stabilitas daerah perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan yaitu dengan meningkatkan kewaspadaan dini, deteksi dini, cegah dini, lapor cepat dan tepat terhadap semua permasalahan di dalam masyarakat yang berpotensi menimbulkan konflik.

Peran dan tugas bersama baik pemerintah, aparat keamanan serta tokoh-tokoh masyarakat, agama dan ormas yang menjadi ujung tombak dan sangat strategis harus dioptimalkan keefektifannya.

“Terutama dalam deteksi dini dan cegah dini di daerah masing-masing untuk menghendel dan mencermati terhadap stabilitas nasional maupun di daerah. Tahun 2019 adalah tahun politik bagi bangsa kita Indonesia, karena tahun ini telah dilaksanakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan legislatif serentak pada 17 April 2019 lalu.”

“Maka untuk itu diharapkan peran aktif masyarakat baik intansi terkait pemerintah daerah, aparat keamanan dan tokoh masyarakat untuk mengantisipssi secara dini permasalahan dan situasi daerah saat ini,” imbuh Bupati Sakariyas. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *